Kamis, 12 September 2019

Tentang Penulis

Namaku Devi Safitri, aku lahir pada 19 Juni 1997. Aku anak pertama dari tiga bersaudara, adikku semuanya laki-laki. Sebagai anak perempuan satu-satunya dikeluarga membuatku merasa sangat diawasi hehe. Di sisi lain, sebagai anak pertama tentu saja orang tuaku menaruh ekspektasi tinggi untuk keberhasilanku. Aku pernah bercita-cita menjadi seorang diplomat atau wartawan pada waktu itu. Semua itu mungkin karena hobiku menonton berita dan membaca koran. Aku suka sesuatu yang berbau politik, bagiku itu menarik. Hampir setiap hari aku habiskan untuk menonton berita di televisi hehe. Akan tetapi, ibuku berharap aku menjadi seorang guru. Masih aku ingat jelas, di suatu pagi ibu bilang "kamu baiknya jadi seorang guru." Waktu itu aku sedikit bingung sampai akhirnya aku tak sampai hati menentang keinginan orang tuaku. Akhirnya aku putuskan untuk masuk ke perguruan tinggi dan memilih Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di FKIP Untan Pontianak. Waktu berlalu tidak terasa 3 tahun 5 bulan 11 hari tepatnya aku menyelesaikan perjuanganku meraih sarjana pendidikan (S.Pd) Saat ini aku sangat bangga dengan pencapaianku, aku mengapresiasi diriku sendiri dengan mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik di salah satu sekolah negeri di kota Pontianak sembari melanjutkan perjuanganku di gedung pascasarjana demi meraih gelar Magister. Hari-hari kunikmati dengan penuh rasa syukur. Benar kata Ayahku, walau gajimu kecil tapi pekerjaanmu sangat dibutuhkan. Itu nilainya mahal, lebih penting dari nominal insentif yang kamu dapat, jika kamu ikhlas InshaAllah balasannya setimpal. Aamiin :)

Kamis, 19 Mei 2016

LAGU DAERAH KAPUAS HULU BESERTA ARTINYA

Judul        :Pantun Kapuas Hulu
Penyanyi  :Inggrid dan Agus Higaan
Pencipta   : Abraham Ndoloe

Nyilu gigiku mengigit tebu
Tebunya dari kawan lamaku
Hati rindu ingin bertemu
Ingin bertemu di Kapuas Hulu
Ayo-ayo kita berkumpul
Ayo-ayo kita berpantun
Ikan arwana duhai indahnya
Danau sentarum sangat mempesona
Mari kita berkerjasama
Bangun daerah tanpa bedakan sara
Ayo-ayo kita berkumpul
Ayo-ayo kita berpantun
Tanam sahang dilereng bukit
Bukitnya indah dihiasi gaharu
Kaum muda marilah bangkit
Bangkit bergerak agar kita maju
Ayo-ayo kita berkumpul
Ayo-ayo kita berpantun
Kapuas hulu sehat sejahtera
Cerdas dan aman sehat beriman
Membangun adat serta budaya
Wahai pemuda jadilah terdepan
Ayo-ayo kita berkumpul
Ayo-ayo kita berpantun





Judul         : Ngelayah Durian
Penyanyi   : Chandra
Pencipta    : Rahmad, S. Hi, M. Si

Akai pedih perotaku
(Aduh sakit perutaku)
Kepala ku suram, asa kak muntah
(Kepal aku pusing rasa mau muntah)
Jerakaku, nak akan lagik
(Jeraaku, tidak lagi)
Udah meh aku, nak maok agik
(Sudahlah aku tidak mau lagi)
Pulang ngelayah durian
(Pulang mencari durian)
Puasa kumakan durian
(Puasa kumakan durian)
Ngalayah nungguk buah tamak dihutan
(Mencari sambil menunggu buah masuk di hutan)
Buah yang jatuh jadi rebutan
(Buah yang jatuh jadi rebutan)
Buah durian memanglah nyaman
(Buah durian memang nyaman)
Tak terasa aku makan tak renti-renti
(Tidak terasa aku makan tidak berhenti-henti)
Tapi saat aku sampai dirumah
(Tapi saat aku sampai di rumah)

Perot podih, kepalak aku suram
(Perutsakit, kepala aku pusing)
Akai pedih perotaku
(Aduh sakit perutaku)
Kepala ku suram, asa kak muntah
(Kepalaku pusing, rasa mau muntah)
Jerakaku, nak akan lagik
(Jeraaku, tidak lagi)
Udah meh aku, nak maok agik
(Sudahlah aku, tidak mau lagi)
Pulang ngelayah durian
(Pulang mencari durian)
Puasa kumakan durian
(Puasa kumakan durian)
Ngalayah nungguk buah, tamak dihutan
(Mencari durian nunggu buah, masuk di hutan)
Buah yang jatuh jadi rebutan
(Buah yang jatuh jadi rebutan)
Buah durian memanglah nyaman
(Buah durian memang enak)
Tak terasa aku makan tak renti-renti
(Tidak terasa aku makan tidak berhenti-henti)
Tapi saat aku sampai dirumah
(Tapi saat aku sampai di rumah)
Perotkupodih, kepalak aku suram
(Perutkusakit, kepala aku pusing)